Artikel

Idul Adha. Momen Syukur Penuh Kejutan

01 September 2026 OSIS (irsyad al-fahrizy)
Idul Adha. Momen Syukur Penuh Kejutan

Idul Adha 1447 H di Pesantren Abdan Syakuro: Hangat, Seru, dan Penuh Kejutan!

Selasa, 26 Mei 2026. Hari ini benar-benar spesial! Kaum muslimin di mana pun berada sedang bersiap-siap menyambut Idul Adha 1447 H, tak terkecuali di Pesantren Abdan Syakuro. Momen lebaran kurban memang selalu menjadi saat yang paling dinantikan. Ada yang merayakannya bersama keluarga di kampung halaman, ada pula yang berkumpul hangat bersama tetangga dan sahabat di tanah perantauan.

Namun di mana pun kita merayakannya, Idul Adha selalu menyisakan kenangan indah di dalam hati—sebuah momen yang penuh kehangatan, kasih sayang, dan rasa syukur yang tak terkira. Nah, di artikel kali ini, yuk kita simak bersama keseruan Idul Adha di Pesantren Abdan Syakuro!

Kedatangan Sang "Tamu Agung"

Sejak pagi, para santri dan ustadz sudah sibuk menyiapkan segala hal. Mulai dari kerja bakti membersihkan area pesantren, hingga menyiapkan tempat terbaik untuk menyambut sang "Tamu Agung".

Tepat setelah azan Dzuhur berkumandang, yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba: dua ekor kambing Jawa berukuran besar mendadak datang! Kedatangan dua "tamu agung" ini langsung disambut antusias oleh para santri yang berebut mendaftarkan diri menjadi relawan. Tak lama setelah itu, rombongan kambing dan domba lainnya ikut menyusul diantar ke pesantren.

Tahun ini, Abdan Syakuro mendapat amanah sebanyak 7 ekor kambing. Walaupun jumlahnya sedikit menurun dibanding tahun lalu yang mencapai 13 ekor, semangat kami tak berkurang sedikit pun. Tujuh ekor tetaplah jumlah yang banyak! Kambing terakhir bahkan tiba tepat saat lantunan takbir mulai bergema di seluruh penjuru.

Malam Takbiran yang Syahdu dan Penuh Persiapan

Malam lebaran itu selalu menghadirkan suasana tenang dan syahdu. Selepas Maghrib, gema pujian kepada Allah SWT membumbung tinggi memenuhi langit, menyatukan seluruh kaum muslimin dalam lantunan takbir.

Tujuh kambing kurban kini sudah lengkap berkumpul di Abdan Syakuro. Suasana malam itu sungguh hidup! Semua orang tersenyum sumringah—ada yang khusyuk bertakbir, ada yang sibuk menyiapkan perlengkapan esok hari, dan ada juga yang asyik bermain dengan kambing-kambing kurban.

Di saat yang sama, para ustadz bergerak cepat membentuk kepanitiaan. Tugas dibagi habis agar acara esok berjalan mulus, mulai dari pelaksanaan Sholat 'Id hingga alur pembagian daging. Lapangan pesantren disulap menjadi area sholat, sementara sudut-sudut lain disiapkan khusus untuk lokasi penyembelihan, pengulitan, hingga penetelan.

Tak lupa, jadwal piket jaga malam untuk mengawasi kambing pun disusun. Meski lebaran identik dengan kasih sayang, kewaspadaan tetap utama dari tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab. Tepat pukul 10 malam, semua persiapan selesai. Kini, giliran tim santri jaga malam yang beraksi!

Momen Jaga Malam

Tugas jaga malam ini bukan sekadar ronda biasa, melainkan pengawasan penuh sekaligus perawatan hewan kurban. Piket dibagi menjadi dua shift: pukul 22.00–01.00 WIB dan 01.00–04.00 WIB.

"BRUK! BRUK!"

Tiba-tiba gerbang pesantren ditanduk keras! Seekor kambing berbadan besar dan lumayan ganas berhasil lepas dari ikatannya, sukses membuat santri yang berjaga panik dan kebingungan. Kambing itu punya tenaga yang sangat kuat sampai-sampai kami kewalahan. Namun setelah 15 menit kejar-kejaran yang menegangkan sekaligus mengocok perut, kambing tersebut akhirnya berhasil diamankan kembali.

Lucunya, drama ini terjadi sampai dua kali—pukul 11 malam dan 2 dini hari! Alih-alih tegang, kami justru bersenang-senang menikmati momen mengejar kambing lepas tersebut. Selepas dua kejadian heboh itu, sisa malam berjalan aman dan terkendali.

Sholat 'Idul Adha Bersama Masyarakat

Pagi harinya, Sholat Idul Adha digelar meriah di lapangan pesantren. Sholat ini dibuka untuk umum, sehingga suasana terasa semakin hangat dan ramai oleh kedatangan masyarakat sekitar.

Bertindak sebagai imam dan khotib adalah Ustadz Hanif Masykari, Lc. yang membawakan khutbah menggugah hati bertema "Meneladani Uswah Nabi Ibrahim". Begitu sholat selesai, saat yang ditunggu-tunggu pun tiba: waktunya mengeksekusi ibadah inti Idul Adha!

Penyembelihan Hewan Qurban

Berkurban adalah ibadah yang sangat besar ganjarannya—sebuah wasilah untuk mendekatkan diri hanya kepada Allah semata. Namun kita harus ingat, bukan daging atau darahnya yang sampai kepada Allah, melainkan ketakwaan dan ketulusan niat kita.

Di Abdan Syakuro, proses penyembelihan dipimpin langsung oleh Abuya Ustadz Irwan Zulkarnaen, M.Pd. Beliau tak hanya menyembelih, tetapi juga memberikan edukasi dan praktik langsung kepada para santri. Sebab, teori tanpa praktik itu hanyalah wawasan belaka!

Sebanyak 7 ekor kambing berhasil disembelih dengan lancar. Menariknya, si kambing ganas yang sempat mengamuk dua kali semalam justru menunjukkan kejadian ajaib. Saat kami sempat cemas dan mengira butuh banyak orang untuk menggiringnya, tiba-tiba seorang relawan jamaah maju mendekat. Ajaib, kambing itu menurut tanpa perlawanan sedikit pun, seolah-olah ia sudah ikhlas untuk dikurbankan. Kejadian itu sukses membuat kami semua takjub!

Proses Pengulitan: Belajar Sambil Bersenda Gurau

Proses pengulitan dilakukan oleh para relawan dan jamaah yang dengan senang hati membantu. Kesempatan ini juga dimanfaatkan oleh para santri yang penasaran untuk belajar menguliti hewan secara langsung dari relawan Jamaah Masjid Nurul Jamie.

Bagian ini menjadi salah satu momen paling menyenangkan. Sambil merapikan kulit hewan kurban, para santri dan jamaah saling mengobrol, tertawa, dan bercanda. Atmosfer kebersamaan lebaran terasa makin kental!

Proses Penetelan Daging

Daging yang sudah dikuliti tentu tak bisa memotong dirinya sendiri. Saatnya ambil pisau dan golokmu, mari kita rasakan sensasinya!

Penetelan adalah proses yang membutuhkan ketelitian ekstra sekaligus tenaga besar, terutama saat membelah bagian tulang-tulang yang keras. Kehati-hatian adalah kunci agar jari tangan tak ikut teriris. Hasil penetelan dibagi adil menjadi tiga kategori: daging, jeroan, dan balungan (tulang) agar penimbangan bungkusan nantinya presisi.

Hampir semua orang turun tangan menjadi eksekutor penetelan kali ini—mulai dari para ustadzah, ibu dapur, relawan, hingga para santri. Mengolah 7 ekor kambing memang butuh banyak tenaga, jadi makin ramai tentu makin seru!

Pembagian Daging yang Tertib

Inilah bukti betapa indahnya syariat Allah. Allah tak memerlukan daging kurban tersebut, melainkan memerintahkan kita membagikannya sebagai bentuk kasih sayang antar sesama manusia.

Pembagian daging di Abdan Syakuro menggunakan sistem voucher. Siapa yang membawa kupon tinggal datang ke pondok untuk menukarkannya. Tak lupa, para relawan yang bertugas mendapat porsi ekstra sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras mereka sejak pagi.

Setelah semua amanah kurban terbagikan ke masyarakat, apakah acara sudah selesai? Tentu belum! Waktunya menikmati hasil kerja keras bersama!

Pesta Makan Bersama dan Surprise Tak Terduga!

Tanpa kami sadari, sepanjang proses penetelan tadi, ibu dapur rupanya sudah berkutat dengan panci besar dan kompor, meracik kuah gulai kambing yang aromanya lezat luar biasa bak masakan ibu di rumah.

Hidangan pun disajikan! Nasi hangat, gulai kambing gurih, serta kerupuk udang renyah sukses membuat perut yang keroncongan langsung bergoyang. Santri dan relawan duduk melingkar, makan bersama sambil bertukar cerita tentang betapa meriahnya Idul Adha tahun ini. Walau para santri tidak berlebaran di rumah, wajah-wajah bahagia terpancar jelas. Berlebaran di Pesantren Abdan Syakuro ternyata tak kalah berkesan!

Ketika piring-piring sudah bersih dan waktu Dzuhur tiba, kami melaksanakan sholat berjamaah dengan sangat khusyuk. Selepas sholat, seluruh rangkaian acara resmi berakhir. Kami tinggal membersihkan sisa-sisa sampah sebelum beristirahat untuk agenda bersama keluarga.

Eh, tunggu dulu... Agenda bersama keluarga?

SURPRISEEEE!

Tiba-tiba pengumuman mengejutkan datang: Besoknya para santri mendapat jatah libur 3 hari dan diperbolehkan pulang ke rumah! Senyum lebar pun makin merekah, siap menyate daging kurban bersama keluarga tercinta di rumah!

malas baca?. Ayo tekan link dibawah ini.

Dokumentasi Qurban 'Idul Adha 1447 H

 

Bagikan Kebaikan Ini: